BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Sambil menyeruput kopi, tiga pemuda berdiskusi bersama mantan Bupati Bangka Barat, Ustadz Zuhri Syazili, di Warkopies, kawasan Mambo, Pangkalpinang, Selasa, 2 Oktober 2018.

Ketiga pemuda tersebut adalah Rachman Ketua Komunitas Penulis Babar, Rapdi Rahasiwi Pegiat Literasi Babel, dan Eldy pemuda Belitung.

Rapdi Rahasiwi, pegiat literasi yang juga mahasiswa tingkat akhir ini, mengatakan kegiatan diskusi kopi santai dengan orang hebat yang pernah memimpin Babar ini adalah momen yang sangat jarang terjadi. Bahkan, mereka punya istilah sendiri atas bincang-bincang tersebut: Berdisko alias bersama diskusi sambil ngopi.

“Mendengar nasehat seorang pemimpin yang telah banyak membawa perubahan, seperti sosok Ustad Zuhri yang awalnya saya pikir kaku ternyata bisa membuat kami para pemuda merasakan dengan jelas jiwa milenial yang ada pada sosok mantan Bupati ini,” kata Rapdi.

Dalam diskusi di warung kopi tersebut menceritakan tentang bagaimana politik dan menyiapkan sosok pemimpin yang berkelanjutan. Topik pembicaraannya tak jauh dari membahas apa saja yang harus para pemuda lakukan dan hadapi di dalam kehidupan sehari-hari.

Kepada para pemuda yang menemaninya ‘berdisko’ pagi itu, mantan Bupati Babar ini menghimbau agar jiwa-jiwa milenial tidak mudah menggadaikan idealisme kepada rakyat, hanya karena beberapa lembar uang saja.

“Kalian para pemuda mulai dari sekarang harus berani dan tegas, pilihlah orang yang tidak membeli suara untuk 5 tahun ke depan, namun pilihlah orang yang berjuang untuk rakyat dan tak haus kekuasaan,” terang Ustad Zuhri.

Maka untuk itu, para pemuda tersebut dirasakan perlu menjaga dan mempertahankan hak-hak politik mereka demi menjaga pemuda yang nanti akan melanjutkan estafet perjuangan ini.

RAPDI RAHASIWI

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda