BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Kabar duka menghampiri Kepulauan Bangka Belitung. Haji Muhammad Arub, salah satu putra terbaik kepulauan ini, berpulang ke Rahmatullah.

Dari informasi yang dihimpun BANGKATIMES, HM Arub menghembuskan nafas terakhirnya, Senin, 3 Desember 2018 pagi. Saat ini jenazah sudah disemayamkan di kediamannya yang berada di Kompleks POM samping Hotel Aryaduta, Palembang.

HM Arub merupakan mantan Bupati Bangka, juga mantan Walikota Pangkalpinang. Kemudian, beliau hijrah ke Palembang, dan sempat menjabat Wakil Gubernur Sumatera Selatan. Jabatan terakhir yang disandangnya adalah Ketua DPRD Sumatera Selatan.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan turut merasa kehilangan atas berpulangnya HM Arub. Bahkan Erzadi dan orangtuanya, Rosman Djohan, sempat menjenguk Arub di Palembang, bulan Oktober lalu.

“Kita merasa sangat kehilangan sekali karena almarhum merupakan tokoh pejuang dan pembangunan di Kepulauan Bangka Belitung khususnya di Bangka tak terlepas dari sosok almarhum HM Arub,” ujar Erzaldi, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 3 Desember 2018.

Lebih lanjut Erzaldi menyatakan, bagi dirinya almarhum HM Arub bukan hanya tokoh atau pemimpin di Bangka Belitung namun merupakan sahabat baik dari orang tuanya yang mantan Walikota Pangkalpinang dan Sekda Bangka, Rosman Djohan. “Almarhum merupakan sahabat baik ayahanda saya,” tukas Erzaldi.

Bahkan kata Erzaldi dirinya mengenal almarhum HM Arub sejak dirinya masih kecil dahulu karena sering berinteraksi.

“Saya sering ikut ayahanda saya rapat-rapat dan bertemu almarhum. Sehingga secara tidak langsung karakter kepemimpinan dalam diri saya itu saya dapatkan atau belajar dari almarhum juga. Ini membuat saya merasa beruntung dapat bertemu sekaligus berkenalan dengan Pak Arub,” ungkap Erzaldi.

Seperti diketahui, Arub pria bersahaja ini lahir di Desa Kayuarang Bangka pada 16 Agustus 1937. Ia merupakan anak tunggal dari pasangan HM Saleh dan Hj. Pinot. Perjalanan hidup Arub memang panjang dan berliku. Sekolah Rakyat (SR) mampu diselesaikan Arub selama enam tahun (1947-1953).

Dari kelas I sampai dengan kelas III ia belajar di desanya dan kelas IV sampai dengan kelas VI sudah pindah menuntut ilmu di Kotamadya Pangkalpinang. Kemudian Arub remaja melanjutkan pendidikannya di SMEP Pangkalpinang (1953-1956) dan menamatkan pendidikan di sekolah lanjutan atas (SMA) tahun 1956-1959 di Yogyakarta. Setelah itu ia melanjutkan pendidikan guna meraih gelar sarjana hukum di Fakultas Hukum Universitas Gadja Mada Yogyakarta yang terkenal itu.

Berbagai jabatan pernah diemban oleh HM Arub. Mulai dari Bupati Bangka, Walikota Pangkalpinang, Asisten II Setwilda Tingkat I Sumatera Selatan hingga Wakil Gubernur dan Ketua DPRD Sumatera Selatan. Di masa perjuangan pembentukan Provinsi Babel, HM Arub tercantum sebagai Pembina/Pelindung di dalam Presedium Perjuangan Pembentukan Provinsi Babel.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda