BANGKATIMES.com, Pangkalpinang –  PT PLN (Persero) Wilayah Bangka Belitung (PLN Babel), Rabu, 4 Oktober 2017, me-launching aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpadu Mobile (M-APKT), Command Center, dan Aplikasi Enterprise Human Capital Management (E-HCM). Layanan ini dilaunching langsung oleh Direktur Bisnis Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto di halaman Kantor Wilayah PLN Babel.

APKT Mobile merupakan bentuk inovasi yang diciptakan oleh PLN Babel untuk memenuhi ekspektasi pelanggan akan layanan yang prima dari tahun ke tahun. Dengan adanya M-APKT yang menggunakan sistem operasi android akan membantu mengefektifkan pekerjaan layanan gangguan.

“Dengan aplikasi yang mobile, Pekerjaan pelayanan gangguan akan menjadi lebih cepat. Saat ini sebanyak 16 regu yantek telah dilengkapi M-APKT yang tersebar di seluruh Pulau Bangka,” ujar General Manager PLN Babel, Susiana Mutia.

Layanan yang juga diluncurkan hari ini adalah Command Center, yang merupakan pusat kontrol atau perintah dan monitoring kepada regu yantek dalam satu area. Dimana selama ini tiap-tiap posko memiliki perintah masing-masing. Dengan penerapan Mobile APKT akan diterapkan prinsip borderless untuk semua tim regu yantek.

“Layanan ini kami beri nama BCC (Bangka Command Center), Selain itu Command Centre akan memonitor pergerakkan setiap Tim di lakukan dengan GPS Tracking. Layanan ini berlokasi di Ruang Piket Pengatur Distribusi (P2D),” tambah Susiana.

Sementara itu, PLN Babel juga meluncurkan aplikasi untuk mengelola sumber daya manusia. Aplikasi ini memastikan pengembangan SDM dalam penguatan kompetensi baik teknik maupun non-teknik. Di dalamnya terdapat menu manajemen keluhan terpadu sebagai bentuk pengelolaan voice of employee.

”Aplikasi ini tidak hanya memosisikan pegawai untuk melihat posisi talentnya, namu juga berdampak bagaimana memberikan future assignment-nya serta pengembangan dan career path,”  pungkas Susiana.

Lebih dari itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan apresiasi kepada PLN Babel atas pencapaiannya saat ini. “Saya ucapkan selamat atas keberhasilan ini, bahkan unit-unit lain pun sudah banchmarking ke sini juga. Semoga dengan bantuan aplikasi yang ada semangat kerjanya juga meningkat,” jelas Wiluyo.

Wiluyo Kusdwiharto menjelaskan target dan tantangan PLN ke depan dalam peningkatan penjualan dan penurunan biaya pokok produksi (BPP).

“Target yang PLN yang harus dicapai saat ini adalah peningkatan penjualan dan penurunan BPP, Aplikasi yang dilaunching hari ini merupakan bentuk upaya penurunan BPP yang nyata karena ada perbaikan proses bisnis dan efisiensi di dalamnya,” tutup Wiluyo.

Launching ketiga aplikasi tersebut ditutup dengan penekanan sirine dan pelepasan mobil yantek yang dilakukan oleh Wiluyo Kusdwiharto bersama Susiana Mutia. Pada kesempatan ini Wiluyo Kusdwiharto memberikan arahan, motivasi dan bimbingan kepada segenap pegawai PLN yang hadir dengan memberikan kuis tanya jawab.

Rio salah seorang pegawai yang beruntung mendapatkan hadiah satu buah kompor listrik dari Diregsum mengaku senang. “Senang sekali ya, jarang-jarang Direksi kasih hadia begini. Nanti di rumah bisa dipake istri untuk masak,” pungkasnya.

RELEASE

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda