BANGKATIMES.com, Merawang – Minggu, 6 Agustus 2017 pagi, Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Rebo, Kecamatan Merawang, menggarap aneka spot foto di beberapa titik yang telah ditentukan sebelumnya pada lokasi Pantai Tanjung Karang Lestari atau yang kerap sekarang disebut dengan Pantai Takari.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Tematik Universitas Bangka Belitung (UBB), serta aparat desa setempat seperti Kepala Desa (Kades), Kepala Dusun (Kadus), Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Forum Pemuda/i Tanjung Ratu, Ibu-ibu PKK serta masyarakat daerah setempat yang berkunjung atau sedang berada pada lokasi pantai tersebut.

Pantai Takari yang dulunya minim pengunjung, kini semakin ramai dipadatkan oleh berabagai masyarakat dari dalam maupun dari luar daerah. Hal ini ditimbulkan oleh adanya berbagai tempat untuk dijadikan spot untuk berfoto dan berselfie ria. Namun, tidak hanya mengadakan area tempat spot foto tetapi Mahasiswa/I KKN ini juga turut bersumbangsih dalam bentuk tong sampah daur ulang yang terbuat dari drum bekas kemudian, dipercantik dengan lukisan-lukisan manjah ala ide kreatif para Mahasiswa/I KKN tersebut.

Adapun spot foto tersebut terdiri dari lima jenis spot foto yakni, adanya tugu yang bertuliskan “Welcome Takari Beach” yang tertampang di pinnggir jalan pesisir pantai. Hal ini, dibuat karena mengingat minimnya atau tidak ada sama sekali tugu atau papan nama yang jelas mengenai pantai tersebut. Dilanjutkan dengan adanya spot foto “Stand Love” yang berukuran besar dihiasi juga dengan bunga-bunga daur ulang yang terbuat dari botol-botol plastic bekas, lalu diberi sentuhan warna-warni sehingga membuatnya tampak lebih mempesona dan laku keras untuk berselfie.

Pesona spot foto “Stand Love” juga disaingi oleh spot-spot foto lainnya seperti adanya tulisa “Beach” dan lambing “Love” yang terbuat juga dari hasil pemanfaatan botol-botol bekas. Sehingga membuat spot foto yang satu ini semakin ramai dikunjungi. Pemanfaatan bahan bekas juga turut dijadikan spot “Taman Kincir” dimana, pembuatan spot foto ini lebih dulu diselesaikan dibandingkan dengan spot-spot foto lainnya. Menariknya Taman kincir ini dikarenakan perpaduan corak warna pada setiap kincir yang unik dan menarik mata, sehingga terlihat begitu manja.

Dan, spot foto terakhir adalah adanya “Ayunan Cinta”. Ayunan ini merupakan perpaduan sempurna ide para creator Mahasiswa/i KKN sendiri, menariknya dari ayunan ini sendiri adalah karena adanya dua tempat duduk dalam satu ruang bangunnya dan background spot fotonya yang langsung menyorot ke pemandangan laut langsung, membuat ayunan ini laku untuk berfoto.

Desy Yuliana Dalimunthe S.E, M.Sc menambahkan bahwa dia sangat applause bannget terhadap kinerja Mahasiswa/I KKN disini karena, mereka disini dalam waktu yang singkat kurang lebih dua minggu, mereka bisa menuntaskan salah satu dari programnya yakni program MPA, salah satunya adalah adanya spot-spot untuk berfoto ini.

RAMADHAN HIDAYAT for BANGKATIMES

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda