BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Komunitas pecinta sepakbola tim asal Italia, Juventus di Pulau Bangka yaitu Juventus Club Indonesia (JCI) Chapter Bangka ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Gathering Sumatera (Gathsum JCI) ke-4 2019.

Penunjukan tersebut diputuskan pada kegiatan Musyawarah Nasional JCI ke-10 yang diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara tahun lalu. Penunjukan itu merupakan yang pertama kalinya bagi JCI Bangka yang telah berusia 10 tahun.

Ketua Panitia Gathsum 2019 sekaligus delegasi JCI Bangka pada Munas di Medan, Hadi Suprapto mengungkapkan kebanggaannya usai Bangka ditunjuk sebagai tuan rumah. “Pada saat penentuan itu ada tiga daerah yang menjadi prioritas. Batam, Kisaran dan Bangka. Tetapi setelah presentasi, Juventini di Sumatera sepertinya penasaran dengan Bangka,” ungkapnya, Rabu, 9 Januari 2019.

Rasa penasaran Juventini se-Sumatera dengan Bangka, disebutkan Didi-sapaan akrabnya, lantaran JCI Bangka merupakan Chapter JCI tertua di Sumatera. Selain itu, pesona wisata juga menjadi alasan lainnya. “Waktu saya presentasi, banyak yang terkagum dengan wisata kita (Bangka,red) terutama pantai,” sebutnya.

Untuk itu, di acara yang rencananya akan berlangsung 11-13 Oktober 2019 itu, JCI Bangka, kata Didi, akan mengusung tema “Juventini Seperadek Gale”. “Itu bahasa Bangka yang artinya semua Juventini adalah saudara. Sedangkan untuk acara, panitia sepakat akan memperkenalkan wisata dan budaya Bangka,” jelasnya.

IMG-20190109-WA0004

“Untuk acara, di hari pertama rencana kita akan terlebih dulu menggelar Musyawarah Wilayah. Dimana sebelumnya kita akan membawa mereka tour wisata di Pangkalpinang seperti ke museum timah yang menjadi sejarah Bangka. Kemudian ke tempat pembuatan cual. Rencana kita ke Ishadi, namun belum menjalin kontak. Nah terakhir, kalau memungkinkan akan ke Koba ke danau Kaolin. Karena mereka banyak request kesana,” bebernya.

Di hari kedua acara yang ditargetkan berjumlah 100 peserta itu, akan dipusatkan di Sungailiat, Kabupaten Bangka. “Kita tahu banyak pantai indah di Sungailiat. Itu opsi utama kita. Jadi, di hari kedua itu akan diisi dengan berbagai games sebagaimana gathering umumnya. Di hari ketiga setelah penutupan baru lah tour wisata lagi ke vihara Pagoda, jembatan Emas yang jadi ikon Babel,” tuturnya.

Karena turut mempromosikan wisata dan budaya di Bangka, Didi berharap adanya support dari berbagai pihak untuk kesuksesan acara tersebut. “Kami sudah menjalin hubungan dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah.

“Semoga acara ini dapat menerima dukungan, terlebih kami ingin memperkenalkan wisata, budaya, sejarah dan kuliner Bangka,” ujarnya.

RELEASE

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda