BANGKATIMES, Pangkalpinang – Tim Jatanras Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung berhasil menangkap Meksi Irawan alias Yanto, pemuda 23 tahun yang merupakan warga pendatang asal Dusun Selapan Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) yang berdomisili di Dusun Serdang III RT/RW 07/03 Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan.

Meksi yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal pembunuhan terhadap Sertu Hermanto Anggota TNI Angkatan Darat yang bertugas di Komando Resor Militer (Korem) 045 Garuda Jaya Bangka Belitung, Sabtu Malam, 7 April 2018 itu ditangkap saat sedang bersembunyi di hutan, Senin, 9 April 2018 pukul 11.00 WIB.

“Betul tersangka sudah ditangkap oleh anggota Jatanras saat bersembunyi di hutan. Saat ini tersangka sudah berada di Mapolda Bangka Belitung untuk menjalani pemeriksaan. Rencana pelaku akan diamankan di sel tahanan Mako Brimob,” ujar Kapolda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Syaiful Zachri kepada wartawan, Senin, 9 April 2018.

Syaiful menuturkan pihaknya masih meminta keterangan pelaku untuk kepentingan lebih lanjut. Termasuk motif apa yang mendasari pelaku hingga melakukan kejahatan. Sementara ini baru satu orang yang ditangkap dan diduga pelaku tunggal.

“Kita sempat menghadapi kendala saat akan menangkap pelaku. Pelaku yang mengetahui keberadaannya diketahui polisi, beberapa kali berpindah-pindah tempat. Namun berkat kesigapan anggota, lokasi pelaku terdeteksi dan langsung dilakukan penangkapan.

Komandan Korem 045 Garuda Jaya Bangka Belitung Kolonel Abdurrahman mengatakan pihaknya berterima kasih atas kerja keras kepolisian dalam mengungkap kasus dan menangkap pelaku pembunuhan anggotanya.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Polda Bangka Belitung dan mendapat dukungan sepenuhnya dari Kapolda beserta jajarannya. Kami berterima kasih kepada kepolisian. Kemudian proses selanjutnya karena pelakunya adalah masyarakat sipil, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib/kepolisian untuk mengungkapkan kasus ini,” ujar dia.

Abdurrahman menambahkan dirinya meminta anggota Korem dan jajaran untuk tetap tenang untuk memberi kesempatan kepada kepolisian menjalankan tugasnya melakukan proses hukum kepada pelaku.

“Harapan kami kasus ini dapat terungkap sesuai dengan fakta dan bukti yang ada. Kepada anggota jajaran Korem 045/Gaya tetap saya perintahkan untuk tenang dan memberi waktu serta dukungan kepada pihak yang berwajib dalam hal ini Kepolisian untuk bekerja dengan baik,” ujar dia.

SERVIO MARANDA

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda