BANGKATIMES.com, Pangkalpinang –  Penyalahgunaan komik dan torpedo kian mengkhawatirkan. Komik yang merupakan obat meredakan batuk dan dijual bebas tersebut memang marak disalahgunakan, terutama oleh kalangan remaja. Konon, jika diminum lebih dari satu sachet bisa bikin teler, terlebih jika dicampur dengan minuman ringan Torpedo.

Mirisnya yang terjadi di wilayah hukum Kabupaten Bangka Selatan, penyalahgunaan komik dan torpedo berhalusinasi fatal bahkan cukup mengerikan. Seperti yang dialami Suparman alias Betmen warga Desa Pongok, akibat menenggak Komix sebanyak 1 kotak bersamaan Torpedo, Suparman berhalunisasi melakukan penganiayaan, ironisnya korban tak lain adalah temannya sendiri.

Kapolsek Lepar Pongok, IPDA Alfaizun mengatakan bahwa, hasil pemeriksaan kepada Suparman yang merupakan pelaku penganiayan terhadap Beddu warga asal belitung timur tidak ada motif dendam atau permusuhan sebelumnya, melainkan karena halunisasi usai menegak Komix dicampur Torpedo.

” untuk  motif sudah kita riksa tidak ada motif, Pelaku mabok halusinasi Komix plus Torpedo,” ungkap Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Alfaizun.

Kapolsek menuturkan, pelaku dan korban saling kenal. Keduanya merupakan teman, namun baru saling kenal.  ” pelaku dan korban berteman,” terangnya.

Namun, pelaku suparman alias betmen diketahui memang sudah bolak balik jeruji besi. Betmen merupakan residivis sebanyak 4 kali.

” curanmor dua kali, jambret satu kali, dan sajam satu kali, ”  tukas kapolsek.

Sebelumnya, Suparman alias Betmen (30)  Warga Desa Pongok kecamatan Kepulauan Pongok Kab. Bangka Selatan, diamankan Polisi, Rabu (11/10) siang usai melakukan penganiayaan terhadap Beddu.

Pelaku membacok korban saat korban sedang berada dirumah kerabat yang tengah menyelenggarakan hajatan. Pelaku membacok korban menggunakan sebilah parang. Akibatya pelaku mengalami luka serius dibagian leher sehingga harus menjalani operaai di RSUD Bangka Selatan.

“Pelaku sudah kita amankan siang tadi (Rabu -red) pelaku kita amankan saat berada di dusun padang bola Desa Pongok,” kata Kapolres Basel, AKBP Bambang Kusnarianto melalui Kapolsek Lepar Pongok, Ipda Alfaidzun.

Ia mengungkapkan, pelaku menganiayai korban menggunakan sebilah parang. Pelaku membacok korban  dibagian leher namun mengenai bagian wajah korban. Korban sempat membela diri menggunakan kayu kemudian pelaku melarikan diri. Lokasi kejadian di belakang rumah kerabat korban.

“Kejadian hari Selasa  sekira pukul delapan malam. Saat itu korban sedang membantu keluarga yang ada hajatan pelaku tiba tiba mengambil sebilah parang yang terletak dilantai disamping ibu ibu yang sedang memasak,” terang Kapolsek.

“Kemudian pelaku mengayunkan parang tersebut kearah leher korban dan mengenai muka korban, dan korban masih bisa melakukan perlawan dengan menggunakan sebilah kayu. Kemudian pelaku melarikan diri,” terangnya lagi.

Lebih lanjut dikatakan Kapolsek, motif pelaku membacok korban masih dilakukan pendalaman. Namun, dugaan sementara pelaku tega menganiayai korban karena dibawah pengaruh obat. Pelaku diketahui mabok usai menenggak komik yang dicampur minuman ringan torpedo.

“Pelaku masih dilakukan pemeriksaan,  sementara motif pelaku kemungkinan besar karena pelaku dalam pengaruh tidak sadarkan diri dikarenakan tersangka mengkonsumsi obat batuk yang berlebihan sebanyak 1 kotak yang campurkan dengan minuman torpedo,” ujar Kapolsek.

POETRA

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda