BANGKATIMES, Pangkalpinang – Hadir memenuhi undangan Paguyuban Vespa Pangkalpinang pada Sabtu, 12 Mei 2018 malam, memori Bambang Patijaya sejenak berkelana ke masa silam. Satu persatu ingatan masa kecilnya, malam itu lancar terakses dari hippocampus. Cerita nostalgia bersama Vespa, pun mengalir dari bibirnya.

Vespa memang lebih sekadar alat transportasi. Nostalgia, hangatnya persahabatan, hingga ketrampilan memodifikasi, melekat erat pada kendaraan roda dua Made in Italy, itu.

“Motor Vespa ini panjang sejarah dan filosofinya. Untuk saya pribadi, motor Vespa adalah bagian dari sejarah perjuangan Ayah saya ketika memulai bekerja membangun usaha di dunia konstruksi tahun 1975,” kata Bambang Patijaya, di acara ‘1st Anniversary Paguyuban Vespa Pangkalpinang’, yang mengambil lokasi di Terminal Kampung Keramat, Pangkalpinang.

Bertahun-tahun kemudian, saat dirinya masih kecil, pria yang akrab disapa dengan panggilan inisial BPJ tersebut, juga teringat jelas ketika motor Vespa digunakan ayahnya sebagai transportasi Sungailiat-Belinyu selama beberapa tahun. Kendaraan yang sama, menjadi penjemputnya di masa kecil saat bersekolah. “Jadi saya sudah mengenal Vespa sejak masih kecil,” tukas tokoh muda yang juga adalah Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kepulauan Bangka Belitung, ini.

Sikap persaudaraan dan perhatian yang tulus dari sesama scooterist -sebutan bagi pengendara Vespa-, tak luput dari apresiasinya. “Seumpamanya Vespa kita rusak di tengah jalan. Sudah lumrah, sesama pengendara Vespa akan memberi atensi untuk membantu walaupun tidak saling mengenal. Sikap brotherhood yang tulus dan kuat seperti ini tidak akan ditemui pada mengendarai motor merk lain secara luas dan umum,” tukasnya.

Kepada teman-teman scooterist, BPJ berpesan untuk memanfaatkan momentum satu tahun berdirinya Paguyuban Vespa Pangkalpinang ini agar terbentuk komunitas Vespa yang dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan dapat melaksanakan kegiatan positif sekaligus berkontribusi bagi masyarakat. “Kemudian dapat membina anggotanya untuk menjauhi narkoba, sehingga dapat menjalani hidup sehat dan aktif dalam bekerja,” imbuhnya.

20180512_213408_crop_900x600-01

Di acara yang bertema ‘Satu Vespa Berjuta Sahabat’ itu, komunitas Vespa tak cuma bergembira dengan berkumpul, potong tumpeng, dan berjoget bersama melalui penampilan kelompok reggae Desvin & Friends. Aksi sosial juga dilakukan.

“Kita ada penyerahan bantuan dana untuk Siti Zuhro, warga Pangkalarang yang terkena sakit, donor darah, sumbangan ke mesjid,” kata Anen, scooterist dari klub Gabungan Alternatif Scooter Santai (GASS) yang bersama sepuluh klub Vespa lainnya berhimpun dalam Paguyuban Vespa Pangkalpinang.

Acara malam itu, ramai dihadiri ratusan penggemar Vespa yang tak hanya berasal dari Pangkalpinang. Turut hadir klub Vespa dari Toboali, Sungailiat, dan beberapa kota lainnya di Pulau Bangka.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda