BANGKATIMES.com, Pangkalpinang – Untuk pertama kalinya, Bangka menjadi tuan rumah penyelenggaraan audax. Kegiatan bersepeda dalam jarak yang jauh, dalam batasan waktu tertentu yang diberi nama Bangka Audax Randonneurs Indonesia 2018 ini, akan berlangsung pada Sabtu, 17 Maret 2018.

Bob A Bharuna, Volunteer Audax Randooneurs Indonesia mengatakan pesepeda yang berhasil merampungkan seluruh jarak akan memperoleh sertifikat yang dikenal dengan sebutan Brevet d’Audax. Jarak yang ditempuh, sejauh 200 kilometer.

“Untuk jarak tempuh sejauh 200 km, panitia memberi syarat peserta harus bisa menembus waktu tempuh maksimal 13 jam 30 menit. Start dimulai jam 05.30 pagi dari Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang,” ujarnya, Kamis, 15 Maret 2018.

Bob A Bharuna yang memiliki pengalaman mengikuti audax di kategori 1400 km di Inggris, menerangkan kalau audax adalah kegiatan bersepeda mandiri, benar-benar independen. “Misalnya, benerin ban harus sendiri. Individual,” ujarnya.

Penyelenggaraan Audax di Bangka dikatakannya menjadi rute bersepeda yang menarik. “Kita buat rute yang melewati kawasan yang ada terlihat pantainya. Sepanjang lintas timur, kemudian lewat kawasan Tongaci,” ujarnya.

Kepada BANGKATIMES, Gubernur Erzaldi Rosman Djohan menyambut baik atas hadirnya event audax ini.

“Ini yang pertama di sini. Jadi surprise bagi kita di Babel, meski tadi diakui panitia, kalau persiapan ini tidak begitu matang. Kita berharap untuk tahun depan bisa disiapkan dengan lebih maksimal. Kalau tahun ini ada 200 peserta, maka tahun depan kita targetkan di atas 500 peserta. Tahun ini ada 4 dari luar negeri, tahun depan harus lebih banyak lagi,” kata Erzaldi, ketika dijumpai Kamis, 15 Maret 2018 malam, di De Cantins, Pangkalpinang.

Bangka Audax Randonneurs Indonesia 2018 bisa terselenggara, atas kerjasama panitia dengan dukungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Bahwa event ini sangat bagus untuk memunculkan bibit-bibit atlet sepeda di Bangka Belitung. Kami turunkan tim untuk memantau, karena informasi yang kami dapat ada beberapa peserta usia muda dari Babel. Mereka berpotensi untuk atlet andalan di masa depan,” ujar Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Pemprov Babel, Suharto.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda