BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Bunyi brak, yang berasal dari bawah jembatan, mengagetkan Yuda, petugas operator Jembatan EMAS, pada Kamis, 15 November 2018 pagi. Dia pun bergegas mencari ke sumber datangnya bunyi. Ternyata, kapal isap dengan call sign POCL menabrak pilar jembatan.

Pada saat kejadian, posisi Jembatan EMAS dalam keadaan terangkat. Artinya, memang siap untuk dilewati kapal. Kapal dari hulu menuju arah muara Pangkalbalam.

“Sebelumnya, kapal itu memang ada memberitahukan melalui radio, untuk izin lewat,” ujar Yuda seraya menambahkan kalau insiden tertabraknya pilar jembatan itu sekitar pukul sembilan lagi.

Dari informasi yang dihimpun, kapal isap dengan call sign POCL adalah milik swasta, mitra PT Timah.

Beberapa orang yang diduga berasal dari perusahaan pemilik kapal isap itu, juga terlihat mendatangi lokasi kejadian. “Waduh, ini kok jadi ramai. Orang PT Timah kenapa ada yang memberitahu sih,” demikian salah satu percakapan, yang terdengar dari salah seorang diantara mereka, kepada rekannya, dengan nada menggerutu. Beberapa saat sebelumnya, dia terlihat menerima panggilan telepon.

Tak lama, tiga karyawan PT Timah juga hadir memeriksa dari kejauhan ke titik pilar yang tertabrak kapal.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda