BANGKATIMES.com, Jakarta – Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Rapat Bersama di Kantor Perwakilan PT Timah Tbk di Jakarta yang dihadiri para anggotanya. Acara ini berlangsung pada Kamis, 15 Maret 2018 sore.

Setelah rapat usai ditetapkanlah bahwa tim akan melayangkan surat rekomendasi kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung agar Depati Amir dan H.A.S Hananjudoedin menjadi pahlawan nasional dengan syarat melengkapi hal-hal yang belum dilengkapi.

Sekretaris TP2GD Provinsi Babel, Akhmad Elvian menekankan pada kelengkapan, seperti menambah pengabadian nama pada bangunan momumental yang disematkan nama kedua pahlawan tersebut. Terkhusus pada Hanandjoeddin, karena hanya terdapat di bandara Tanjungpandan saja. Adapun Depati Amir, harus dilengkapi dengan literatur arsip nasional.

Mengenai target pencapaian pengusulan ini, Ahkmad Elvian dengan tegas mengatakan diharapkan pada perayaan hari pahlawan nasional 2018 ini, sudah muncul nama pahlawan asal Babel.

“Kita harapkan Babel mendapatkan Pahlawan Nasional Pada peringatan Hari Pahlawan Nasional kita sudah punya karena pahlawan merupakan tokoh panutan dan simbol dari provinsi itu sendiri agar masyarakat lebih giat lagi membangun Babel ke depannya,” ujarnya.

“Dan hal ini akan segera diproses untuk langsung diserahkan ke kementrian sosial,” tmbahnya

Selaras, Ketua TP2GD Provinsi Babel Mochtar Riza Pahlevi juga berharap Babel dapat dianugrahkan pahlawan nasional yang mana dalam sejarah telah mencatat bahwa mereka ini ikut andil dan berkiprah dengan segala upaya dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

” TP2GD Provinsi Babel akan mengawasi secara informal dalam pengusulan pahlawan nasional ini,” kata Riza yang juga adalah Direktur PT Timah Tbk.

Adapun anggota dari TP2GD ini adalah Emron Pangkapi, Yan Megawandi, Muhammad Rizki, Johan Murod, Marbawi, Haril M. Andersen, Azwardi, Saidun Derani, Bionda Johan Anggara, dan Ali Usman.

MUHAMMAD TAHIR

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda