BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Setelah empat tahun sempat menghilang, kejuaraan sepakbola kembali hadir di Paritlalang, Pangkalpinang. Ramai penonton datang. Ibu-ibu pun bersemangat dirikan tenda untuk berdagang. Pemandangan ini terlihat di hari Sabtu, 15 September 2018 siang, hingga menjelang petang.

Hadirnya kejuaraan ini, berkat banyak orang yang turun bekerjasama. Terutama, dimotori Tomi sang Ketua Karang Taruna, Ferdiansyah wakil rakyat di DPRD Provinsi, dan Kisnupa pemuda yang didaulat jadi Ketua Panitia Pelaksana.

Kepada Rozi selaku Lurah Paritlalang, maksud kejuaraan itu beberapa waktu lalu mereka bicarakan.

Terbilang, sekitar dua bulan kejuaraan ini mereka persiapkan. Promo cuma lewat media sosial, brosur, dan selebaran. Hasilnya di luar perkiraan. Tercatat ada 115 klub lakukan pendaftaran. Sabtu itu, menjadi hari perdana, dari rangkaian kejuaraan.

Rozi, Lurah Paritlalang, mengatakan kejuaraan sepakbola di lapangan Paritlalang memang sudah lama vakum. Persisnya, sejak Lizar menjadi almarhum.

Almarhum Lizar memang tercatat sebagai orang yang berjasa menggairahkan sepakbola di sana. Beliau dulunya adalah anggota DPRD Kota. Akhirnya, kejuaraan tahun ini kembali digerakkan oleh para pemuda karang taruna bersama Ferdiansyah.

“Kegiatan ini bisa meningkatkan tali silaturahmi kita. Insya Allah terus menerus dan berkelanjutan. Kami harap ini dapat terlaksana kembali,” kata Rozi.

Ferdiansyah, anggota DPRD Provinsi, berharap dari kejuaraan sepakbola yang berlangsung hingga 25 November nanti, dapat membantu mengasah skill para pesepakbola di Pulau Bangka. Sehingga dapat muncul pemain-pemain profesional di kemudian hari.

“Zaman sekarang ini sudah berbeda. Kalau menjadi pemain bola atau atlet olahraga lainnya, lebih mudah dalam pekerjaan. Menjanjikan untuk sandaran masa depan,” tuturnya.

Tomi, Ketua Karang Taruna Paritlalang, mengatakan hadirnya turnamen sepakbola harus disambut gembira. Karena ini merupakan sarana untuk mempersatukan. Sebagai contoh, di kejuaraan tahun ini dari tiga nama klub berbeda di Paritlalang, kini melebur menjadi satu. Mengusung nama Parla, sebagai identitas klub.

Di hari perdana kejuaraan, bertanding Fortuna A Tua Tunu Kampak melawan SBC Ungu Selindung Baru di pertandingan pertama. Untuk partai kedua, ada Blue Wing Air Mangkok melawan Parla.

Tokoh muda Bangka Belitung, Ahmadi Sofyan yang hadir memenuhi undangan pembukaan kejuaraan, memberi atensi khusus atas hadirnya kejuaraan tersebut. Terutama, ketika dia melihat ramai oleh antusiasnya penonton. Serta, semangatnya para kaum ibu untuk berjualan aneka jenis jajanan.

“Ini adalah sarana orang untuk ngumpul bersama. Sesama warga yang mungkin karena sibuk kerja, bisa kumpul, bertemu, bersilaturahmi di pinggir lapangan ini. Juga ini jadi sarana ibu-ibu untuk berjualan, menambah penghasilan. Ekonomi kecil berputar, bergairah di sekitaran lapangan Paritlalang,” kata Ahmadi yang juga adalah pemerhati sosial budaya Bangka Belitung.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda