BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Abigail Felisita Waroka. Nama bayi perempuan berusia sembilan bulan ini, terdengar indah. Nama Abigail yang disemat sebagai nama depan, berisi harapan yang tinggi. Kegembiraan sang ayah, kurang lebih begitu artinya, dari kata yang berasal bahasa Ibrani itu.

Namun, siapa sangka. Di saat periode emas, masa pertumbuhannya, bayi cantik ini sudah harus lebih dicermati kesehatan oleh kedua orangtuanya. Jantung Abigail mengalami kelainan. Ada lubang berdiameter 1,5 sentimeter di jantung bayi cantik ini. Butuh dana Rp 200 juta, untuk tindakan operasi. Jumlah yang tak kecil jumlahnya.

Kabar adanya bayi yang butuh penanganan medis segera, turut menggugah Fanbase Sabyan di Babel untuk bergerak. Mereka pun menggalang dana dari internal. Karena masih jauh dari jumlah yang dibutuhkan, aksi turun menghimpun dana dari jalanan pun dilakukan.

Minggu, 15 Juli 2018 sore, Fanbase Sabyan dengan dikoordinir ketuanya, Reza Muchtar, berpencar di beberapa perempatan jalan di Kota Pangkalpinang. Mereka juga mengundang komunitas Pemuda Hijrah Babel dan Ikatan Remaja Masjid Baitul Amin, untuk turun bersama. Ikut serta juga rekan mereka dari Komunitas Pencinta Alam Babel.

IMG-20180715-WA0067_crop_900x600-01

Dari aksi ramai-ramai itu, dalam kurun waktu hanya satu jam, yang dimulai pukul empat petang, terhimpun sumbangan total Rp 21.094.000.

“Alhamdulillah kami Fanbase Sabyan Babel sebagai koordinator dari beberapa komunitas seperti Ikatan Remaja Masjid Baitul Amin, Pejuang Hijrah Babel, Komunitas Pencinta Alam Babel sangat bersyukur untuk teman-teman yang sudah mau hadir dan ikut membantu penggalangan dana ini. Niat dan tujuan tetep satu karena kami mempunyai jiwa sosial yang harus dipatenkan dalam diri masing-masing,” tutur Reza.

IMG-20180718-WA0040_crop_900x600-01

Dikatakannya, aksi turun membantu bayi Abigail, berawal dari ajakan Ahmadi Sofyan, owner Umah Ubi Atok Kulop kepada mereka. “Awalnya tak pernah tahu kalau banyak pihak yang ingin ikut membantu dalam penggalangan dana ini, termasuk bapak Kapolres Pangkalpinang Pak Iman Risdiono dan Bang Ahmadi Sofyan atau Atok Kulop,” tuturnya.

Reza berharap, melalui aksi penggalangan dana amal, ke depan pihaknya ingin lebih mempererat persaudaraan di kalangan anak muda di Babel. “Jadi komunitas-komunitas yang ada di Babel bukan hanya sekedar komunitas yang suka kumpul atau ngopdar biasa, tapi lebih komunitas yang mempunyai intergritas ke arah positif dan lebih bermanfaat untuk orang sekitar, masyarakat dan agama,” ujarnya.

Ketua komunitas Pemuda Hijrah Babel, Juanda mengatakan dirinya dan kawan-kawan merasa bersyukur bisa ikut terlibat dalam kegiatan penggalangan dana bagi pengobatan bayi Abigail. “Alhamdulillah, terima kasih kepada Fanbase Sabyan Babel yang telah mengundang komunitas Pejuang Hijrah Babel untuk ikut membantu adik kita Abigail. Ini suatu kebanggaan tersendiri bagi komunitas kami,” kata Juanda.

IMG-20180715-WA0100_crop_900x600-01

Apresiasi senada, juga disampaikan Ketua Ikatan Remaja Masjid Baitul Amin, Jefri.

“Mudah-mudahan kegiatan penggalangan dana ini sebagai langkah awal untuk menggerakkan pemuda-pemuda ke hal yg lebih positif, dan dengan kegiatan ini mudah-mudahan tertanam jiwa-jiwa sosial dan saling berbagi untuk orang yang membutuhkan bantuan,” tutur Jefri.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda