BANGKATIMES, PANGKALPINANG – Isu beraroma tuduhan adanya politik uang yang dihembuskan Gunawan Tjen di media sosial, kian mendapat sorotan banyak pihak. Suara permintaan kepada calon legislatif dari Partai NasDem itu untuk membuktikan tuduhannya kian mengemuka.

Salah satunya datang dari warga Rangkui, salah satu Daerah Pemilihan untuk DPRD Kota Pangkalpinang yang disebutkan sebagai TKP terjadinya politik uang yang dituduhkan oleh Gunawan Tjen. Mewakili beberapa orang yang memiliki hak suara di Dapil Rangkui tersebut, Dedy Gusnady meminta secara terbuka kepada Gunawan Tjen untuk tak mainkan trik lempar batu lalu sembunyi tangan.

“Kepada saudara Gunawan Tjen, caleg di Dapil Rangkui, hendaknya tempuhlah mekanisme yang benar dalam berpolitik. Ini nggak elok, membuat ramai isu politik uang di medsos, tapi nggak ada kejelasan. Sebagai warga, kami minta kejelasan betul atau tidaknya,” kata Dedy, Selasa, 18 Desember 2018.

Terpisah, Komisioner Bawaslu Pangkalpinang Divisi Penindakan Pelanggaran, Novrian Saputra, mengatakan hingga Selasa malam, tidak ada laporan resmi yang disampaikan Gunawan Tjen ke Bawaslu.

Namun, lanjut Novrian, beberapa hari lalu, Gunawan Tjen baru sebatas mengiriminya video singkat. Isinya, terkait tuduhan adanya politik uang seperti yang dimaksudkan Gunawan Tjen di media sosial.

“(Dari video itu) kita hari ini melakukan investigasi awal terkait informasi itu. Tapi, kedatangan Gunawan Tjen selaku pelapor yang berkirim video, tetap kita nantikan di Bawaslu. Agar ada kejelasan, siapa terlapor yang dimaksudkannya,” kata Novrian.

Terkait kejelasan keterangan yang disampaikan, ketika dikonfirmasi, Gunawan Tjen hanya berkata singkat. “Dak seger jadi ramai,” ujarnya, lewat pesan tertulis WhatsApp.

Sebelumnya, lewat status di media sosial Facebook, Gunawan mempermasalahkan dugaannya adanya politik uang.

“Politik uang mulai masuk wilayah Rangkui untuk mempengaruhi rakyat kecil dengan uang. Panwas tolong ditindak dan ditangkap,” demikian tulis Gunawan, melalui akun Facebook-nya, Jumat, 14 Desember 2018.

Gunawan Tjen pun, membenarkan pernyataan yang dilontarkannya di akun Facebook-nya tersebut. “Jadi ada orang suruhan yang datang ke rumah-rumah. Meminta milih si itu, dengan beri hadiah. Ada minuman. Lalu, dia janjikan tiga hari setelah pemilihan akan diberi duit,” kata Gunawan, Senin, 17 Desember 2018.

Dia menyebutkan, caleg yang menyuruh timnya bergerak ke rumah-rumah warga, hingga mengarah pada politik uang yang dituduhkannya, berasal dari caleg yang saat ini duduk di kursi wakil rakyat. “Caleg incumbent-lah,” kata dia.

DONNY FAHRUM

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda