SOSOK K.H. Zainuddin MZ ternyata masih memiliki magnet besar dalam bidang dakwah atau tabligh. Dalam menyampaikan dakwah, K.H. Zainuddin MZ memiliki karakter tersendiri yang tak dimiliki oleh pendakwah lainnya. Tata bahasa yang teratur, bermain logika dan retorika, humor yang mengena, intonasi suara yang khas, komunikatif dengan jama’ah sehingga ia pun mendapat gelar “Da’i Sejuta Umat”.

Namun semenjak sosok da’i sekaligus orator ulung ini meninggal dunia pada 5 Juli 2011, ternyata dari 4 orang putranya, 2 orang mengikuti jejak sang ayah, yaitu Ustadz H. Fikri Haykal MZ dan Ustadz H.M. Syauqi MZ. Keduanya pun memiliki karakter yang sangat mirip dengan sang ayah, KH. Zainuddin MZ. Bahkan disebut fotokopi plek alias sangat mirip sekali dari keduanya, baik suara, gaya, maupun wajah sekalipun.

Selama berdakwah, K.H. Zainuddin MZ kerapkali diundang ke Pulau Bangka, bahkan pada tahun 90-an, puluhan ribu masyarakat hadir mendengarkan dakwahnya, baik di Lapangan Merdeka Pangkalpinang (sekarang Alun-Alun Taman Merdeka), Tamansari Sungailiat, Masjid Agung Sungailiat bahkan bersama H. Rhoma Irama dalam “Nada & Dakwah” di Pantai Pasirpadi Pangkalpinang.

Kerinduan masyarakat Kota Pangkalpinang akan kehadiran K.H. Zainuddin MZ terobati oleh Ahmadi Sofyan yang menghadirkan Ustadz H.M. Syauqi MZ, Sabtu 22 Juli 2017 malam di Masjid Al-Huda Kampung Melintang Pangkalpinang dan Masjid Al-Iman Air Itam. Sebelumnya beberapa tahun silam Ahmadi Sofyan sudah pernah membawa tabligh Ustadz H. Fikri Haykal MZ ke Desa Kemuja.

“Alhamdulillah, ini yang kedua kalinya saya diajak Bang Ahmadi Sofyan ke Bangka. Beberapa bulan yang lalu saya ngisi di Masjid Agung Sungailiat dan di Desa Kimak Kabupaten Bangka. Saya senang sekali hadir di Bangka, karena masyarakatnya sangat ramah, sangat mengenal ayah (almarhum Zainuddin MZ) dan kopi Bangka sangat disini enak sekali. Kemaren turun dari pesawat, saya langsung minta ngopi di Umah Ubi Atok Kulop”.

Sedangkan Ahmadi Sofyan menyebutkan bahwa dirinya mengundang Ustadz H.M. Syauqi MZ karena permintaan masyarakat. Insya Allah bulan depan kita hadirkan Ustadz Fikri Haykal MZ” ungkap tokoh muda Bangka Belitung ini.

syauqi2

Ustadz Syauqi MZ, bersama jamaah Sholat Subuh di Masjid Al-Iman Air Itam, Pangkalpinang.

Antusiasme Masyarakat
Kehadiran Ustadz H.M. Syauqi MZ ternyata disambut antusiasme jama’ah Masjid Al-Huda Kampung Melintang Pangkalpinang. Ratusan masyarakat menyambut kehadirannya setelah sholat Isya guna mendengar tabligh yang disampaikan oleh putra K.H. Zainuddin MZ tersebut.

Ustadz Muhammad Kurnia, Lc.,MA, salah satu jama’ah mengatakan bahwa kehadiran ustad H.M. Syauqi MZ ke Bangka Belitung membawa angin segar dan kebahagiaan bagi kita. Bahkan alumni Kairo Mesir ini menyebutkan “like father like son”. “Subhanallah, retorika dakwah beliau yang santun, sejuk, hangat dan berbobot sangat diterima oleh masyarakat. Bahkan jama’ah tidak ada satupun yang pulang hingga acara berakhir. Ini luar biasa sekali dan mengobati kerinduan kita terhadap Kiyai Zainuddin MZ. Beliau inspirasi bagi kita semua dan kami jama’ah sangat berterima kasih terhadap Bang Ahmadi Sofyan yang tiba-tiba tanpa kami minta membawa ustadz H.M. Syauqi MZ hadir ditengah-tengah jama’ah. Barakallah…” ungkap ustadz yang dikenal santun dan sering memberikan pengajian ke masjid-Masjid di Pulau Bangka ini.

Sedangkan pengasuh majelis Dzikir Wat Taklim Jamalul Muhibbin, Ustadz Zainuddin, menyambut hangat kehadiran ustadz H.M. Syauqi MZ di Masjid Al-Iman Air Itam Pangkalpinang. “Ini luar biasa sekali, jama’ah Subuh sangat senang dan antusias atas kehadiran Ustadz H.M. Syauqi MZ. Awalnya sempat tidak yakin kalau benar-benar hadir, karena cukup mendadak, namun ternyata jama’ahnya membeludak ketika dikabari akan hadir subuh berjama’ah putra KH. Zainuddin MZ di Masjid Al-Iman sekaligus memberikan kuliah subuh”.

Batal mengisi di Balunijuk
Kehadiran Ustadz H.M. Syauqi MZ ke Bangka sebetulnya adalah mengisi acara walimatus shafar masyarakat Balunijuk yang dihadiri oleh Gubernur Kep. Bangka Belitung dan Bupati Bangka pada hari Sabtu (22/07/17) pagi jam 08.00 WIB. Namun kehadiran beliau terpaksa batal karena saat akan naik pesawat menuju Pangkalpinang, Ustadz H.M. Syauqi MZ mendapat telepon ibunya, Hj. Cholilah masuk Rumah Sakit.

“Tadi pagi sudah mau naik pesawat, tapi tiba-tiba dapat telpon Ummi masuk rumah sakit. Lalu terpaksa saya batalkan ke Pangkalpinang dan dari bandara saya menelpon Bang Ahmadi Sofyan guna menjelaskan. Alhamdulillah beliau mengerti dan Pak Gubernur juga memahami. Siangnya alhmadulillah Ummi sudah membaik dan saya pun memutuskan berangkat ke Pangkalpinang dengan tiket baru agar tidak terlalu mengecewakan jama’ah yang sudah menunggu. Oleh karenanya melalui media BANGKATIMES ini, saya tulus memohon maaf kepada jama’ah dan masyarakat Balunijuk yang sudah menunggu, terutama Pak Gubernur Bangka Belitung, Bapak Erzaldi Rosman,” ungkap ustadz H.M. Syauqi ketika ditemui makan siang ikan baung dan udang satang lempah kuning rampai ubi di Umah Ubi Atok Kulop menjelang pulang ke Jakarta.

Untuk diketahui, karena batalnya kehadiran ustadz H.M. Syauqi MZ di Balunijuk, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung langsung mengambil alih mengisi tausiyah walimatus shafar kepada para jama’ah masjid dan calon jema’ah haji.

RELEASE

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda