BANGKATIMES, JAKARTA – Direktur Utama Perum Damri Setia N Milatia Moemin mengatakan pihaknya telah menyiapkan bus hotel seharga Rp 300 juta untuk ditempatkan di Pulau Belitung. Hal itu dilakukan sebagai bentuk investasi dan ekspansi bisnis baru dari perusahaannya.

Dirinya mengatakan bahwa hotel berbentuk bus itu tidak akan dikelola Perum Damri, namun oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kompetensi dalam bisnis perhotelan.

“Satu hotelnya untuk yang besar kami kena Rp300 jutaan. Itu lebih murah dari membuat kamar hotel biasa bintang empat yang sekitar Rp500 juta,” kata Setia di Jakarta, Senin, 26 November 2018, seperti dikutip BANGKATIMES dari cnnindonesia.com.

Menurutnya pembangunan bus hotel dapat menjadi lebih murah karena menggunakan bus lama milik Damri yang sudah tidak beroperasi.

Kemudian bus hotel tersebut didandani untuk mempercantik interior dan eksteriornya.

Walau menggunakan rangka bus yang sudah tidak terpakai, pihaknya menjamin ketahanan dari bus tersebut.

Setia mengklaim bus ini dapat bertahan hingga 25 tahun dan tetap terjaga.

“Orang juga sudah tahu, mayoritas bus ini kan satu merek jadi bisa tahan sampai 25 tahun dan masih bagus. Kami berusaha untuk mengoptimalisasi supaya efisien semua,” ujar Setia.

Hingga saat ini ada sekitar 70 bus hotel yang akan ditempatkan di Kepulauan Bangka Belitung.

Rencana pengoperasian bus hotel ini mendapatkan apresiasi dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Dia melihat kebutuhan saat ini Indonesia membutuhkan lokasi penginapan yang berpindah tempat.

Selain dari bus hotel ini, dirinya juga menanggapi secara positif program bus perpustakaan yang membantu meningkatkan budaya membaca di Indonesia.

damriindonesia_BoLEDB9FgKI

“Kita tahu bahwa di kampung-kampung itu kering sekali dengan budaya membaca. Ini secara fisik Damri sudah membantu melakukan pergerakan,” pungkasnya.

Terpisah, dari akun Instagram damriindonesia menerangkan kalau 70 unit bus itu akan ditempatkan di kawasan Tanjung Kelayang Resort, Belitung.

DONNY FAHRUM | Source: CNN INDONESIA

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda