BANGKATIMES, Pangkalpinang – Komite Nasional Olahraga Indonesian (KONI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengusulkan pembangunan gedung kantor baru yang representatif di 2019. Saat ini KONI Babel belum mempunyai gedung kantor tetap dan masih menumpang di bekas gedung Universitas Terbuka (UT) untuk berkantor.

“Mudah-mudahan disetujui usulan kita karena Gubernur sudah merespon dan DPRD siap membantu. Belum adanya kantor tetap membuat kinerja kita terkendala karena bidang-bidang di KONI belum berfungsi maksimal. Penyimpanan arsip kita juga sedikit terganggu karena arsip dibawa kerumah dan disimpan pribadi,” ujar Ketua KONI Bangka Belitung Elfandi kepada wartawan, Rabu, 28 Maret 2018.

Elfandi juga mengaku khawatir dengan belum adanya gedung kantor tetap untuk KONI Babel. Hal tersebut terkait dengan aset-aset yang dimiliki KONI Babel ternyata tersimpan menyebar di beberapa tempat. Hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Aset kita masih ada tapi menyebar di beberapa tempat. Dan jumlahnya cukup banyak. Kita khawatir juga jika ada yang hilang atau berpindah tempat lagi menjadi temuan BPK kedepannya,” ujar dia.

Menurut Elfandi, pihaknya juga sudah menyampaikan usulan kepada PT Timah TBK untuk peminjaman gedung Panti Wangka sebagai kantor KONI sementara yang representatif. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari PT Timah TBK apakah menyetujui atau menolak.

“Kalau secara lisan kepala aset PT Timah mengatakan gedung Panti Wangka akan digunakan oleh MUI. Namun balasan surat resmi kita belum kita terima. Kalau pun tidak, kita berencana tahun ini menyewa ruko diarah kantor Gubernur. Nanti orang akan lihat KONI berkantor di ruko,” ujar dia.

Elfandi menuturkan kebutuhan pembangunan gedung kantor baru KONI Babel sudah sangat mendesak karena banyak event olahraga kedepan dan pelayanan administrasi bidang olahraga yang setiap hari dilakukan. Apalagi beberapa hari lalu, kata dia, KONI Babel dikunjungi pengurus provinsi lain untuk dukungan tuan rumah PON 2024.

“Usulan kita pembangunan gedung baru kantor Koni di areal sport center GOR Sahabudin. Disitu ada lahan 42 hektar dan kita minta lahan 1 hektar untuk kantor. Kantornya juga kita usulkan terintegrasi dengan 46 anggota pengurus provinsi dan fungsional. Pramuka juga ada gedung kantornya. Bukannya kita iri, tapi memang sudah selayaknya KONI punya kantor tetap,” ujar dia.

Elfandi menambahkan pihaknya meminta dukungan dan komitmen Gubernur dan DPRD untuk persoalan ini. Apalagi saat ini baik Gubernur maupun DPRD sudah memperhatikan hal tersebut dan merespon pentingnya hal tersebut.

“Gubernur sekarang sedang semangatnya membangun sports tourism. Hal ini tentu membuat kita akan berhubungan dengan pihak lain yang datang ke kantor. Namun kita yakin Gubernur dan DPRD memiliki perhatian yang besar terhadap kemajuan olahraga di Bangka Belitung,” ujar dia.

SERVIO MARANDA

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda