Ikan patin dibawa ke perigi
Buah sukun ditepi sahang
Kalaulah rajin saling berbagi
Hidup rukun berkasih sayang
(Pantun Atok Kulop)

BANGKATIMES, PANGKALPINANG– – “Kegiatan ini benar-benar memberikan pelajaran berbagi walau hanya nasi kotak. Apalagi kegiatan ini dilakukan dengan konsisten,” begitulah yang diungkapkan oleh gadis cantik, Widya Susiloningrum, mahasiswi Fakultas Syariah dan Ekonomi IAIN SAS Bangka Belitung.

Widya tak sendiri, ia bersama kawan-kawannya penuh kegembiraan membagikan 500 paket nasi kotak bersama tim Gerakan Jumat Sedekah (GJS) Atok Kulop. Mahasiswi yang aktif di FORMASI (Forum Mahasiswa Bidikmisi) ini walau baru pertama kali ikut, tapi merasakan betapa GJS Atok Kulop telah mengajarkan kegiatan positif dengan cara yang sangat sederhana.

“Saya baru pertama kali ikut kegiatan ini. Saya jadi ingat kondisi saudara-saudara kita. Ini pelajaran bagi kita untuk berbagi walau dengan cara sederhana. Selama ini tanpa kita sadari, seringkali berbuat mubazir, padahal banyak saudara kita yang membutuhkan makanan. Kegiatan ini sangat bagus sekali, apalagi dilakukan dengan cara konsisten,” ungkap mahasiwi asal Mentok Bangka Barat ini.

Senada dengan Widya, Riana Andini juga mengatakan hal yang sama. “Saya menjadi ingin lebih tahu mengenai GJS ini. Kegiatan ini benar-benar luar biasa dan para penerima nasi kotak sangat menyambut positif kehadiran kita. Dari kegiatan ini kita belajar memahami keadaan orang lain, belajar berbagi sesama, meski tak saling mengenal. GJS ini sudah mengajarkan kami untuk peka terhadap lingkungan sosial di sekitar kita,” ungkap mahasiswi asal Desa Keretak Bangka Tengah ini.

IMG-20190329-WA0046

Tepat pada Pekan ke 105 berjalannya GJS Atok Kulop, hari ini (29/03/2019) bersinergi dengan FORMASI IAIN SAS Bangka Belitung. Patut diakui, sejak munculnya GJS Atok Kulop sekitar 2 tahun silam, tak sedikit komunitas atau organisasi yang terinspirasi dan mereka pun mengakui bahwa kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan terinspirasi dari GJS Atok Kulop. Beberapa komunitas atau organisasi di Bangka Belitung banyak yang sudah melakukan kegiatan yang hampir sama dengan cara yang berbeda.

Ahmadi Sopyan, pencetus ide dan pelopor gerakan sederhana namun patut diberikan apresiasi karena sikap istiqomah (konsisten) dalam menjalankannya. Sosok Ahmadi Sopyan sendiri adalah tokoh muda di Bangka Belitung yang sangat dikenal sebagai seorang penulis buku, kolomnis di berbagai media dan budayawan muda Bangka Belitung.

“Ini bukan sedekah kami, andai pun ada dari kami hanya sedikit. Tidak nyampe 200 kotak, sedangkan tambahannya adalah dari dermawan. Jadi sebenarnya kami hanyalah sebagai tukang antar sedekah saja. Seluruh nasi kotak sejak pertama kali GJS ini ada, kami minta ibu-ibu di Kampung Opas membuatnya. Lalu untuk transparansi, kami selalu melaporkan kepada yang menyumbang. Kalau soal banyak yang terinspirasi lalu melakukan kegiatan yang sama, kami sangat bersyukur dan Alhamdulillah banyak yang menghubungi saya dan mengatakan terinspirasi melakukan hal yang sama,” ungkap pria kelahiran Desa Kemuja ini.

IMG-20190329-WA0045

Tak hanya itu, uniknya di setiap nasi kotak pasti tertempel stiker yang bertuliskan nama para penyumbang. Begitupula dalam pendistribusian nasi kotaknya, tim GJS Atok Kulop selalu melibatkan organisasi atau komunitas anak-anak muda. Melibatkan komunitas atau organisasi anak-anak muda adalah salah satu cara GJS Atok Kulop melatih kebersamaan dan kepedulian kepada generasi muda. Sudah puluhan organisasi dan komunitas anak-anak muda di Bangka Belitung yang telah turut terlibat dalam kegiatan ini. Hal ini menurut Ahmadi Sopyan, sebagai wadah sinergitas.

“Karena kita sama-sama belajar. Belajar sedekah, belajar kerjasama dan belajar peka terhadap lingkungan sekitar kita,” ungkap Ahmadi Sopyan.

Pada Pekan ke-105 ini, GJS Atok Kulop dan FORMASI mendistribusikan 500 paket nasi kotak dari Umah Ubi Atok Kulop menuju beberapa titik pendistribusian, antara lain: Keluarga pasien di RS Bakti Wara, Jamaah Jumat Masjid Al-Mukarromah, Tahanan dan penjaga di Polda Babel dan Polres Pangkalpinang, Satpam, petugas parkir, petugas kebersihan dijalanan, panti Asuhan Kristen RUTH, Pani Asuhan Aisyiyah, Santri Tahfidz Quran Hidayatullah Teru Bangka Tengah, Kelompok Pemulung di TPA Parit 6 Pangkalpinang, orang gangguan kejiwaan di jalanan dan sebagainya.

Melibatkan komunitas atau organisasi anak-anak muda adalah salah satu cara GJS Atok Kulop melatih kebersamaan dan kepedulian kepada generasi muda. Sudah puluhan organisasi dan komunitas anak-anak muda di Bangka Belitung yang telah turut terlibat dalam kegiatan ini. Hal ini menurut Ahmadi Sopyan, sebagai wadah sinergitas. (*)

===============================

DAFTAR NAMA DERMAWAN GJS Pekan ke-105 (29-03-2019):

UMAH UBI ATOK KULOP : 25 Kotak
Ahmadi Sopyan (Penulis Buku) : 90 Kotak
IPONG GROUP Pangkalpinang : 10 Kotak
PT. PULOMAS SENTOSA : 10 Kotak
Adi Kurniadi / Jidol (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 10 Kotak
Ibu Sri (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 25 Kotak
Abet Suhaian (PT. Yuneldo Berjaya) : 10 Kotak
Agung Yubi Utama (Kepala BKD Kota Pangkalpinang) : 20 Kotak
Hj. Zachria Subagyo (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 5 Kotak
Sumarno (MD. KAHMI Pangkalpinang) : 5 Kotak
(Alm) Kasdan & (Almh) Hj. Karmonah (Warga Demak Jateng) : 10 Kotak
Depati Amir Gandhi (Wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
Diahrinti (DeLAUNDRY Pangkalpinang) : 5 Kotak
H. Yuli Darusman (Warga Graha Puri Pangkalpinang) : 25 Kotak
Ustadz H. Zuhri M. Syazali (Mantan Bupati Bangka Barat) : 5 Kotak
H. Yunan Helmi (SEKDA Bangka Barat) : 10 Kotak
Bambang Patijaya (Ketua DPP GEMABUDHI) : 10 Kotak
Zulkarnain Syamsuddin & Isteri (Warga Kota Pangkalpinang) : 10 Kotak
ARSEL TENDA Pangkalpinang : 5 Kotak
Lely Marulisari (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
Yulinda (Masyarakat Bangka di Jakarta) : 5 Kotak
Yusmita (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
Devin Rulianto / Ato (Warga Graha Puri Pangkalpinang) : 10 Kotak
Muhammad Bilal (Mahasiswa ITS Surabaya) : 5 Kotak
Muhammad Ghifari (Siswa SMAN 1 Pangkalpinang) : 5 Kotak
Muhammad Thoriq (Siswa SMPN 2 Pangkalpinang) : 5 Kotak
BATIK KAMPUNG KATAK (Pangkalpinang) : 5 Kotak
Saparyani (Warga Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
Andi (Anggota DPRD Kota Pangkalpinang) : 5 Kotak
Hera Sulaiman (Warga Kota Pangkalpinang) : 25 Kotak
Kayla Annisa (Siswa SMPN 2 Pangkalpinang) : 10 Kotak
Muhammad Tamimi (Wartawan RAKYAT POS) : 5 Kotak
Hendi Gunawan/Asiu (ASIA Konstruksi) : 10 Kotak
Yenni (Warga Sungailiat) : 5 Kotak
Ahdori (Tim UMAH UBI ATOK KULOP) : 5 Kotak
Volojuan (Warga Kota Pangkalpinang) : 100 Kotak

JUMLAH : 500 KOTAK

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda