BANGKATIMES.com, Pangkalanbaru – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah Bangka Belitung bekerjasama dengan GenBI Babel, menggelar seminar “Pemanfaatan Teknologi dan Optimalisasi Strategi Pemasaran untuk Akselerasi Wirausaha” di Hotel Santika, Rabu 30 Agustus 2017.

Chandra Putra Negara seorang pengusaha sukses yang memiliki enam perusahaan dan salah satu motivator nasional di Indonesia yang dihadirkan menjadi narasumber mengatakan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki potensi yang luar biasa namun Babel harus mampu bersaing di dunia usaha.

chandra

“600 Juta lebih penduduk anggota ASEAN, dan setengahnya hampir disumbangkan oleh penduduk Indonesia. Negara Indonesia menjadi negara konsumtif dibandingkan dengan negara-negera di ASEAN. Total entrepreneur di Indonesia hanya sekitar 1,65%,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, teknologi tidak bisa dipandang remeh, teknologi sekarang bisa menguasai dunia. Contohnya Facebook, yang memiliki dua milyar lebih pengguna yang awalnya dibuat hanya untuk bertemu dengan teman lama.

Menurut Chandra, definisi sukses ada tiga, yaitu manusia sukses itu harus sehat, sukses itu harus bahagia, dan sukses itu harus kaya.¬†“Entrepreneurship adalah peluang yang bisa dilihat antara pihak yang membutuhkan dan Anda bisa menyediakannya,” terangnya.

Chandra menegaskan, bahwa Indonesia kekurangan pengusaha yang mau berbagi ilmu dan mau mengedukasi orang lain. Ia juga menyayangkan yang mengajar wirausaha seharusnya praktisi bukan akademisi yang hanya mengerti ilmu dari buku bukan dari pengalaman pribadi.

“Saya tamat menjadi Sarjana Teknik Industri, tapi saya tidak pernah melamar pekerjaan, setelah lulus, saya membuka lapangan pekerjaan bukan pencari pekerjaan,” ungkapnya dengan semangat.

Chandra mempunyai impian besar untuk mencetak 1% penduduk di Indonesia agar menjadi pengusaha. “Impian saya hanya satu, yakni saya ingin mencetak 1% penduduk Indonesia harus menjadi pengusaha,” tegasnya.

Ia memotivasi seluruh peserta bahwa, apapun fakultasnya, tidak akan ada hubungannya dengan kesuksesan seseorang. “Ngak usah malu, yang penting halal. Gengsi sering kali membuat hidup anda hancur,” terangnya.

Saat sesi pertanyaan dibuka, salah satu peserta menanyakan, “Saya pernah punya dua usaha, namun gagal, akhirnya trauma untuk memulai usaha kembali, apa yang harus saya lakukan?,” tanya salah satu peserta.

Dijawab oleh narasumber, “bagi orang sukses, tidak ada kata gagal, yang ada hanyalah belajar. Seperti Thomas Alva Edison yang gagal 999 kali. Ketika diwawancarai oleh Wartawan:” Thomas, apakah kamu tidak lelah padahal sudah gagal sebanyak 999 kali?” Thomas menjawab: “saya bukan gagal, saya hanya belum menemukan cara yang tepat untuk membuat lampu pijar”, terang Chandra menjawab pertanyaan dari peserta seminar.

ABDUL FAKIH

Bagikan.

Tentang Penulis

Komentar Anda