Bangkatimes.com|Pangkalpinang — Kuliah Tokoh Universitas Pertiba kembali menghadirkan perspektif segar tentang kepemimpinan publik di era digital. Kali ini, Wakil Wali Kota Pangkalpinang menjadi pembicara utama dalam sesi yang bertema “Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Publik di Era Digital” yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Pertiba, Selasa (9/12/2025).
Dalam pemaparannya, Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam transformasi digital, terutama pada sektor pemerintahan yang dituntut untuk semakin adaptif, cepat, dan responsif namun terukur. Ia mengungkapkan bahwa pemimpin itu harus mampu menjadi orang yang solutif.
”Sebagai contoh banjir yang parah di tahun ini dibandingkan tahun lalu karena cuaca ekstrim. Jadi pak wali kota bersama saya sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta bantuan pengadaan bendung karet di sekitaran pantai pasir padi sebagai upaya dalam mengurangi luapan air laut. Untuk itu, perempuan harus adaptif, cepat, dan responsif di tengah sebuah permasalahan,” paparnya.
Dessy juga menyampaikan pentingnya membangun budaya kepemimpinan yang adaktif, kolaboratif, dan berbasis data. Ia menekankan bahwa mahasiswa selain menguasai bidang perkuliahan yang dimilikinya juga harus mempunyai relasi yang banyak.
“Untuk generasi Z tidak hanya pinter atau hanya menguasai bidang tertentu tetapi juga membangun relasi, dengan relasi mereka bisa bergaul, mereka bisa menambah wawasan, itu yang penting,” ujarnya.
Acara Kuliah Tokoh Universitas Pertiba disambut antusias oleh mahasiswa sebagai peserta. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan kritis. Diskusi berlangsung dinamis dan memberi ruang bagi mahasiswa untuk menggali wawasan langsung dari praktisi pemerintahan. Dessy mengapresiasi pertanyaan tersebut.
“Mahasiswa ini kritis sekali, mereka memiliki idealisme yang berbeda dengan kita, mereka sebenarnya ingin bukti nyata, dia percaya kepada pemimpin yang memberikan bukti, bukan hanya sekadar janji,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Pangkalpinang itu mengajak mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi terutama dalam kemampuan digital, komunikasi publik, dan pengembangan jejaring kolaboratif. Ia berharap semakin banyak anak muda yang berani tampil menjadi pemimpin yang membawa perubahan positif bagi daerah dan bangsa.
“Saya berharap generasi Z dan anak muda generasi setelahnya yang ada di Kota Pangkalpinang dapat menjadi agen perubahan. Yang paling penting saya ingin menjadikan Pangkalpinang menjadi kita yang bersih, sehingga saya meminta kepada anak-anak muda untuk menjadi agen kebersihan yang sepaling tidaknya untuk diri sendiri yang dimulai dari tidak membuang sampah sembarangan,” ajaknya.
Kuliah Tokoh Universitas Pertiba ini menjadi bukti komitmen kampus dalam menghadirkan pemikiran strategis dari berbagai tokoh daerah, sekaligus meneguhkan peran perguruan tinggi sebagai ruang pembentuk pemimpin masa depan yang adaptif, berkarakter, dan responsif terhadap perkembangan zaman.
By: B..






