
Bangkatimes.com|Pangkalpinang – Udin dan Dessy Ayutrisna Wali Kota Pangkalpinang dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang menghadiri undangan acara Penandatangan Komitmen bersama Forum Koordinasi Daerah dalam Pencanangan Pelaksanaan Sensus Ekonomi, Apel Siaga dan Pengukuhan Petugas Lapangan Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Balai Betason Lt. 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (11/6/26).
Udin menyampaikan kepada awak media bahwa pelaksanaan sensus ekonomi 2026 di Kota Pangkalpinang dimulai dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 yang melibatkan 192 petugas yakni 190 petugas dari mitra statistik dan 2 orang petugas dari BPS.
“Hari ini kita mengukuhkan petugas sensus ekonomi Kota Pangkalpinang tahun 2026 yang berjumlah 190 petugas dari mitra statistik dan 2 orang petugas dari BPS, sehingga totalnya 192 petugas yang akan mendata. Pendataan akan dilaksanakan sejak tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Tadi para petugas sudah menyatakan komitmen mereka untuk melaksanakan tugas dengan memegang integritas dalam mendata ekonomi masyarakat Kota Pangkalpinang,” ujarnya.

Udin menghimbau kepada masyarakat Kota Pangkalpinang untuk dapat menerima petugas sesus ekonomi 2026 dengan mengenali atribut petugas serta dapat memberikan data yang valid. Menurutnya, dengan data yang valid pemerintah dapat memanfaatkannya untuk pembangunan ekonomi yang tepat sasaran.
“Harapan kita, para petugas sensus dapat diterima oleh masyarakat dengan mengenali atribut lengkap sensus ekonomi 2026. Selain itu, kami juga menghimbau masyarakat Kota Pangkalpinang untuk dapat memberikan data-data yang diperlukan oleh petugasi dengan sejujur-jujurnya, agar datanya valid sesuai dengan ekonomi masyarakat yang sebenarnya. Dengan data yang valid, data tersebut dapat dimanfaatkan untuk keperluan pemerintah dalam menyusun berbagai kebijakan dan program pembangunan ekonomi yang tepat sasaran ke depannya, terutama dalam memperbaiki ekonomi masyarakat,” himbaunya.

Udin juga menyampaikan bahwa Pemkot Pangkalpinang sudah membicarakan terkait verifikasi ulang DTSEN Kota Pangkalpinang dengan pihak BPS Kota Pangkalpinang agar gambaran kondisi ekonomi masyarakat di Kota Pangkalpinang lebih akurat.
“Dari hasil pembicaraan kami dengan BPS Kota Pangkalpinang, salah satunya untuk memverifikasi ulang Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kota Pangkalpinang, sehingga setiap kategori desil-desilnya dari 1-10 atau data kesejahteraan masyarakat lebih akurat dalam menggambarkan kondisi ekonomi di Kota Pangkalpinang,” tutupnya.
By: Veni










