
Bangkatimes.com|Pangkal Pinang – Pemkot Pangkal Pinang melalui Bapperida Kota Pangkal Pinang hadiri sinkronisasi usulan program listrik perdesaan (lisdes) dari pemerintah daerah dan fasilitasi penyiapan lahan serta penyelesaian perizinan lisdes di Provinsi Kep. Babel. Kegiatan tersebut dilaksanakan di PT. PLN UP3 Bangka, Kamis (15/10/26).
Havidh Nazif selaku Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan menyampaikan bahwa kebutuhan listrik pedesaan sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat guna menopang hal-hal dasar dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya.
“Dalam pelaksanaannya tentu kami butuh dukungan semua pihak, bagaimana masyarakat bisa merasakan manfaat pada pembangunan dasar seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lainnya dari kebutuhan listrik ini. Apa yang dilakukan dalam rangka mendukung pembangunan dasar yaitu listrik ini sebagai pemenuhan kebutuhan desa,” ucapnya.

Sementara itu, Ira Savitri General Manager PLN Unit Induk Wilayah kep. Babel menyampaikan program listrik pedesaan 2026 kita targetkan di 48 lokasi dengan anggaran 27,78 milyar.
“Program listrik pedesaan 2026 kita targetkan di 48 lokasi dengan potensi 339 calon pelanggan dengan anggaran 27,78 milyar. Sampai hari ini, sebanyak 19 lokasi telah selesai kami lakukan kontruksinya di bulan Oktober yang targetnya sebanyak 20 lokasi hingga bulan Desember,” tuturnya.

By: Veni









