, ,

Pertumbuhan Ekonomi Kota Pangkalpinang Tertinggi Hingga 8,89% Dibandingkan Kab/Kota di Provinsi Kep. Babel

by -441 Views
Sumber: Jurnalis Bangkatimes.com

Bangkatimes.com|Pangkalpinang – Juhaini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan menghadiri undangan Rilis dan Pres Conference Berita Resmi Statistik Perkembangan Indeks Harga Konsumen/Inflasi September 2025 dan Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II Tahun 2025 di Ruang Rapat Badan Pusat Statistika (BPS) Kota Pangkalpinang, Rabu (01/10/25).

BPS Kota Pangkalpinang memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang pada triwulan II-2025 meningkat pesat dan tertinggi dibandingkan kabupaten lain yang ada di Provinsi Kep. Babel terhadap triwulan II-2024 yakni hingga 8,89%.

“Perekonomian Kota Pangkalpinang berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan II-2025 mencapai Rp5,27 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp2,85 triliun. Ekonomi Kota Pangkalpinang triwulan II-2025 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 5,53% (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan yang paling tinggi terjadi pada sektor tersier sebesar 7,57%. Dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 26,40%. Ekonomi Kota Pangkalpinang triwulan II-2025 terhadap triwulan II-2024 tumbuh sebesar 8,81% (y-on-y). Dari sisi produksi, sektor sekunder mengalami pertumbuhan paling tinggi sebesar 32,93%. Sementara dari sisi pengeluaran, pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami kontraksi tertinggi sebesar 11,90%, namun komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 3,31%. Sampai dengan triwulan II-2025, ekonomi Kota Pangkalpinang tumbuh signifikan sebesar 8,89% (c-to-c). Dari sisi produksi, sektor sekunder mengalami pertumbuhan yang paling tinggi sebesar 35,76%. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 2,47%. Secara keseluruhan Ekonomi Kota Pangkalpinang Triwulan II-2025 Tumbuh 5,53% (q-to-q), tumbuh 8,81% (y-on-y), dan tumbuh 8,89% (c-to-c),” paparnya.

Sumber: Jurnalis Bangkatimes.com

BPS Kota Pangkalpinang juga menyampaikan bahwa Kota Pangkalpinang memberikan kontribusi sebesar 18,00% terhadap total PDRB hingga menduduki posisi kedua setelah Kabupaten Bangka. Sedangkan Kota Pangkalpinang pada September 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,75% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,50.

“PDRB Kota Pangkalpinang memberikan kontribusi sebesar 18,00% terhadap total PDRB atas dasar harga berlaku tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kep. Babel. Sedangkan pada September 2025 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Kota Pangkalpinang sebesar 1,75% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,50,” jelasnya.

Sumber: Jurnalis Bangkatimes.com

Sementara itu, Juhaini dalam sambutannya mengungkapkam bahwa statistik yang memdeseminasikan berbagai indikator makro seperti data inflasi dan pertumbuhan ekonomi berguna bagi Pemkot Pangkalpinang dalam menyusun berbagai program kebijakan ke depan.

“Data memiliki peran penting dalam pembangunan baik tahap perencanaan, pemantauan, maupun evaluasi kebijakan. BPS sebagai instansi penyelenggara statistik dasar secara rutin memdeseminasikan berbagai indikator makro seperti data inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang baru saja dirilis. Indikator tersebut sangat berguna bagi pemerintah daerah dalam menyusun berbagai program kebijakan ke depan bagi Pemkot Pangkalpinang,” ungkapnya.

Juhaini juga menerangkan bahwa Pemkot Pangkalpinang mengapresiasi acara rilis berita resmi statistik yang dilakukan oleh BPS Kota Pangkalpinang. Kolaborasi BPS yang menyediakan data berkualitas dan data tersebut digunakan Pemkot Pangkalpinang dalam perencanaan dan bahan evaluasi daerah pada kebijakannya.

“Pemkot Pangkalpinang mengapresiasi acara rilis berita resmi statistik yang dilakukan oleh BPS Kota Pangkalpinang yang mencakup data inflasi dan pertumbuhan ekonomi Kota Pangkalpinang. Kolaborasi antara Pemkot Pangkalpinang dengan BPS Kota Pangkalpinang yaitu BPS berupaya menyediakan data berkualitas dan memdeseminasikan data kepada Pemkot Pangkalpinang sebagai wujud implementasi reformasi birokrasi yang lebih baik. Data tersebut sebagai bahan perencanaan dan evaluasi Pemkot Pangkalpinang pada kebijakannya terutama pengendalian inflasi dan mendukung pembangunan daerah,” terangnya.

By: B..

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.