
Bangkatimes.com|Pangkalpinang – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Udin dan Dessy menghadiri undangan Forum Komunikasi Terkait Implementasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta UHC Pangkalpinang sekaligus Penandatanganan PKS Donasi dengan Bank Sumsel Babel dan Yayasan SPPG oleh BPJS Kesehatan Pangkalpinang di Smart Room Center (SRC), Lt.2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/5/26).
Saat diwawancarai oleh awak media, Udin menyampaikan bahwa UHC Kota Pangkalpinang sudah hampir 100%, hanya tersisa 597 orang yang belum terdata. Upaya Pemkot Pangkalpinang yakni melalui Dinas Sosial akan mendatangi mereka yang belum terdata kepesertaan BPJS Kesehatan dan juga terus memperbaiki databyang dimiliki.
“Pertemuan Pemkot Pangkalpinang bersama BPJS Kesehatan, BPS, dan BSP tadi kita membicarakan terkait dengan penguatan UHC. Sebetulnya Kota Pangkalpinang sudah mencapai 99 koma sekian persen, sudah hampir 100%. Sekitar 597 orang yang belum terdata UHC nya, hal ini disebabkan saat mendata KTP nya tidak ada, sehingga pendataannya terhambat. Upaya Pemkot Pangkalpinang saat ini terus mendorong mereka yang belum terdata kepesertaannya, kita datangi melalui Dinas Sosial. Selain itu juga, kita terus memperbaiki data-data kita,” ungkapnya.

Udin menambah bahwa dari sisi tingkat keaktifan UHC, Kota Pangkalpinang berada pada kisaran 82%, yakni termasuk UHC Prioritas dengan keaktifan di atas 80%. Melalui kerja sama BPJS Kesehatan dan Bank Sumsel Babel, diharapkan CSR Bank Sumsel Babel dapat membantu pembayaran BPJS Kesehatan bagi dunia usaha yang tergolong pada desil I-V.
Selain itu, kita harus mempertahankan keaktifan UHC yaitu sekitar 82%. Hari ini Pemkot Pangkalpinang berkomitmen memfasilitasinya dan dari BPJS menjalin kerja sama dengan Bank Sumsel Babel melalui dana CSR. Kita mendorong dunia usaha dapat dibantu dalam pembayaran BPJS Kesehatan kepada mereka yang tergolong dari desil I sampai dengan desil V. Dengan cara ini, diharapkan kita terus bertahan di UHC prioritas dengan tingkat keaktifan 80% ke atas. Jangan sampai tingkat keaktifan turun pada 80% ke bawah. Alhamdulillah sekarang kondisinya kita berada pada keaktifan 82%,” tambahnya.

By: Veni









